Gresik, 29 September 2026 – Gelombang pergerakan armada logistik di Kabupaten Gresik diimbangi dengan kerja ekstra jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gresik pada Selasa (29/9). Tidak hanya fokus mengendalikan pergerakan truk di jalan raya, Dishub Gresik juga mencatatkan lonjakan tinggi pada pengujian kelaikan fisik kendaraan di UPT PKB serta penegakan akuntabilitas retribusi daerah.
Pengawasan Jalur Logistik Sidayu dan Penyekatan Perkotaan
Giat pengawasan pembatasan jam operasional angkutan barang di kantong parkir TKP Ngawen, Kecamatan Sidayu, diawali dengan apel pagi oleh jajaran Grup A di bawah koordinasi Pak Agus, Pak Khotib, Pak Faisal, Pak Imron, Pak Hilman, dan Pak Dedi. Pada giat pagi, petugas mengawal ketat 35 unit truk yang antre tertib dan mengurainya keluar tepat pukul 08.00 WIB. Memasuki giat sore, sebanyak 32 unit truk lainnya terpantau terparkir rapi hingga diizinkan melintas pada pukul 18.00 WIB.
Untuk memastikan sterilnya kawasan perkotaan dari angkutan berat di luar jam operasional, tim penyekatan gabungan disiagakan di empat pos strategis: depan Kantor Pemkab Gresik (Jl. Dr. Wahidin SHD), U-turn Awikoen (Jl. Veteran), depan Buncob (Jl. Noto Prayitno), dan Terminal Sekarkurung. Di sela pengawasan, perwakilan Dishub Gresik juga menghadiri Rapat Koordinasi Persiapan Gebyar Sholawat Nabi di Kantor Bupati Gresik.
Di sela-sela penertiban Sidayu, petugas mengimbau pengemudi agar konsisten mematuhi aturan jam melintas. "Kami berterima kasih kepada para sopir yang mau disiplin menunggu di kantong parkir Ngawen. Pengawasan ini kami lakukan demi menjamin keamanan jalan serta mencegah kemacetan di jam sibuk masyarakat," tegas anggota Grup A di lapangan.
Sterilisasi Bahu Jalan, Penegakan Retribusi, dan Embarkasi Bawean
Langkah penataan ruang jalan dari potensi kemacetan diwujudkan melalui patroli sterilisasi parkir liar di bahu jalan Exit Tol Manyar (1 truk trobel ditertibkan), Exit Tol Kebomas (2 truk), barat Terminal Bunder (1 truk), Alun-Alun Sidayu, hingga Museum Kanjeng Sepuh. Sementara itu, tim mobiling Grup C menyisir titik potensi retribusi daerah di Jl. Ahmad Yani (depan Pawon Cabe), Jl. Sunan Giri (depan makam), dan Jl. Proklamasi untuk melakukan penagihan serta melayangkan surat pemanggilan resmi terkait tunggakan retribusi parkir.
Pengamanan arus lalu lintas (Pam Pagi dan Sore) disiagakan di berbagai simpul padat seperti SD Petrokimia, SDNU Terate, SD Muhammadiyah Sidayu, Exit Tol Cerme, Simpang 4 Utara, Bunder Selatan, Simpang 3 Sumber, hingga Depan Perum ABR. Di Pelabuhan Penyeberangan, petugas mengawal kelancaran embarkasi KM Express Bahari 6F tujuan Bawean yang memberangkatkan 237 penumpang dewasa, 3 anak, dan 9 anggota secara tertib pukul 10.53 WIB.
Penegakan ketertiban di kawasan peziarah mendapat apresiasi dari warga lokal. Cak Udin, seorang pedagang di sekitar kawasan parkir Sunan Giri, memuji ketegasan petugas. "Kalau area parkir Sunan Giri dan jalan sekitarnya ditata rapi oleh Dishub, peziarah nyaman dan arus lalu lintas warga sekitar tidak terganggu kemacetan," tuturnya.
Lonjakan Pengujian Armada UPT PKB dan Layanan FullCycle
Di sektor keselamatan angkutan jalan, UPT Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Dishub Gresik mencatatkan rekor lonjakan pengujian fisik secara signifikan melalui aplikasi SIAP_KIR. Dari 96 pendaftaran online, petugas menguji fisik sebanyak 119 kendaraan dengan hasil 101 armada dinyatakan lulus uji kelaikan teknis (2 tidak lulus wajib perbaikan dan 16 tidak hadir).
Pada saat yang sama, pemrosesan rekomendasi administrasi digital melalui platform FullCycle menyelesaikan 5 berkas rekomendasi. Layanan ini meliputi Numpang Keluar armada industri (seperti PT Prima Abadi Distribusi ke Kabupaten Ngawi dan PT Trans Harum Nusantara ke Kabupaten Jember), serta proses Mutasi Keluar dari pemohon perorangan dan badan usaha.
Tingginya angka pengujian fisik dan penertiban lapangan ini membuktikan komitmen tanpa henti Dishub Gresik dalam menghadirkan ekosistem transportasi publik yang tangguh, tertib, dan mengedepankan keselamatan.
(frs/kir)