Gresik, 23 September 2026 – Konsistensi dalam menjaga ketertiban moda transportasi darat maupun laut kembali ditunjukkan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gresik pada Rabu (23/9). Melalui kesiapsiagaan personel di lapangan dan dukungan sistem digital, pengawasan ketat digencarkan mulai dari penyekatan truk logistik Sidayu, penataan retribusi parkir, kelaikan armada, hingga pengawalan kapal penyeberangan Bawean.
Pengawasan Jam Operasional dan Penguraian Jalur Logistik
Pengawasan ketat terhadap larangan operasional angkutan barang mengawali giat di TKP Ngawen, Kecamatan Sidayu. Pengawasan pagi hari di bawah koordinasi Pak Hendro, Pak Yunus, dan Grup D membuahkan hasil dengan mengurai sebanyak 31 unit truk yang keluar dari kantong parkir Ngawen pada pukul 08.00 WIB secara tertib. Sementara pada pengawasan sore hari, sebanyak 42 unit truk lainnya tercatat keluar area parkir pukul 18.00 WIB setelah masa larangan melintas berakhir.
Untuk menjaga area perkotaan tetap steril dari pergerakan angkutan berat di luar jam operasional, petugas gabungan melakukan penyisiran serta penjagaan ketat di empat pos penyekatan utama: Jl. Dr. Wahidin SHD (depan Pemkab Gresik), Simpang 3 U-turn Awikoen (Jl. Veteran), Jl. Noto Prayitno (depan Buncob), dan Terminal Sekarkurung. Dalam penertiban tersebut, petugas menindak tegas dengan memutarbalikkan 2 unit truk di pos Pemda dan 1 unit truk di U-turn Awikoen yang nekat hendak melintas di luar jam operasional.
Di sela-sela penyekatan di Sidayu, petugas lapangan memberikan teguran dan penekanan khusus kepada pengemudi angkutan material. "Selain wajib menanti jam operasional di kantong parkir Ngawen, kami mengingatkan seluruh pengemudi galian C agar wajib menutup rapat bak muatannya dengan terpal. Material pasir atau batu yang tercecer di jalan sangat membahayakan keselamatan pengendara sepeda motor," tegas petugas di lapangan.
Sterilisasi Parkir Liar, Pam Lalin, dan Penataan Retribusi Daerah
Langkah antisipasi kemacetan dilakukan melalui patroli sterilisasi parkir liar di bahu jalan. Petugas Grup A menyisir area Exit Tol Kebomas, Exit Tol Manyar, pintu masuk Terminal Bunder, Bunder Selatan, Alun-Alun Sidayu, hingga Museum Kanjeng Sepuh Sidayu. Di bidang pengelolaan tata kelola parkir, tim mobiling Grup B mendatangi sejumlah titik potensial seperti Jl. Gubernur Suryo, Jl. Sindujoyo, Jl. KH. Hasyim Asy'ari, dan Jl. Usman Sadar untuk melakukan penagihan retribusi, pembagian Surat Perintah Tugas (SPT) baru, serta pendistribusian karcis resmi kepada kordinator parkir.
Pengamanan arus lalu lintas (Pam Pagi dan Sore) dilaksanakan secara masif di titik-titik rawan kepadatan, seperti Simpang 4 Telogo Pegat Giri, SD Petrokimia, SDNU Terate, SD Muhammadiyah Sidayu, Exit Tol Cerme, Simpang 3 Usman Sadar, Bunder Selatan, Exit Tol Kebomas, Simpang 3 Sumber, hingga Pasar Kotakusuma Sangkapura.
Penindakan tegas petugas memutar balik truk di jalur perkotaan mendapat apresiasi langsung dari warga pengguna jalan. Mas Irwan, salah seorang pengendara yang melintas di kawasan Jl. Dr. Wahidin SHD, mengaku sangat terbantu dengan keberadaan pos penyekatan tersebut. "Langkah memutarbalikkan truk bandel ini sangat tepat. Saat jam berangkat kerja dan sekolah, arus lalu lintas perkotaan sangat padat. Kalau truk besar dibiarkan masuk, pasti terjadi kemacetan parah," ungkapnya.
Pelayanan Digital FullCycle, UPT PKB, dan Transportasi Laut
Di sektor pelayanan kelaikan kendaraan, UPT Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Dishub Gresik mencatatkan kinerja transparan melalui pendaftaran online SIAP_KIR dan sistem rekomendasi digital. Dari total 50 pendaftaran online, sebanyak 57 kendaraan mengikuti pengujian fisik dengan hasil 44 armada dinyatakan lulus uji kelaikan teknis (0 tidak lulus dan 13 tidak hadir). Selain itu, UPT PKB memproses 9 berkas rekomendasi administrasi digital melalui sistem FullCycle yang terdiri dari 6 berkas Numpang Keluar dan 3 berkas Mutasi Keluar menuju wilayah seperti Kabupaten Serang, Lumajang, dan Tuban.
Di Wilayah Kepulauan Bawean, petugas Dishub mengawal ketat keberangkatan KM Express Bahari 6F tujuan Bawean (membawa 238 penumpang dewasa dan 8 anak) serta penertiban parkir R2/R4 dan kedatangan KMP Gili Iyang dari Paciran yang sandar mulus di Pelabuhan Penyeberangan Bawean pukul 17.36 WIB dalam kondisi tertib dan aman.
Pihak Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas pelayanan transportasi daerah. "Sinergi antara ketegasan penertiban di jalan raya, akuntabilitas penataan retribusi parkir, serta kemudahan dokumen digital FullCycle merupakan bentuk komitmen kami untuk menghadirkan ekosistem transportasi Gresik yang aman, tertib, dan berkeselamatan," imbau perwakilan Dishub Gresik.
Melalui kolaborasi lintas bidang dan disiplin operasional di lapangan, Dishub Kabupaten Gresik memastikan seluruh fasilitas serta arus transportasi publik tetap berjalan tertib, transparan, dan memprioritaskan keselamatan warga.
(frs/kir)