Gresik, 29 Oktober 2026 – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gresik melanjutkan komitmen pengawasan keselamatan jalan dan pelayanan publik secara terpadu pada Kamis (29/10). Lingkup giat harian mencakup perapian prasarana keselamatan di jalur industri, pembinaan juru parkir perkotaan, pengondisian alur logistik utara, pengawalan pelayaran Bawean, serta pelayanan teknis kelaikan kendaraan.
Perapian Barrier Leran, Pembinaan Jukir Pahlawan, dan Penataan 48 Truk Sidayu
Meningkatkan keselamatan para pengguna jalan di jalur industri Manyar, tim teknis sarana prasarana Dishub Gresik menerjunkan personel untuk melakukan perapian dan penataan ulang posisi concrete barrier (pembatas beton median jalan) di kawasan Leran, Manyar. Di sektor perparkiran, Tim Mobiling Grup C bergerak melakukan pendistribusian karcis serta penagihan retribusi di koridor Jalan Pahlawan dan Jalan Dr. Sutomo. Selain penagihan, petugas memberikan edukasi khusus kepada para juru parkir agar selalu bersikap santun dan wajib menyerahkan karcis resmi kepada pemilik kendaraan.
Sementara di koridor utara, pengawasan jam melintas armada muatan besar di kantong parkir TKP Ngawen, Kecamatan Sidayu mencatatkan pelepasan bertahap 48 unit truk (11 unit pelepasan pagi pukul 08.00 WIB dan 37 unit pelepasan sore pukul 18.00 WIB). Patroli bahu jalan turut dilancarkan untuk menindak truk parkir sembarangan di Exit Tol Manyar (2 truk ditindak), Exit Tol Kebomas (1 truk), area Angkasa Steel, serta barat Terminal Bunder. Pengalihan truk barang berukuran besar juga diperketat di Pos U-Turn Awikoen, Notoprayitno, Terminal Sekarkurung, dan Depan Pemkab Gresik (dengan tindakan putar balik 1 truk trailer dan 1 truk engkel).
Penataan fasilitas jalan di Manyar dan ketegasan petugas menyekat truk besar mendapat tanggapan positif warga. Pak Imron, seorang pekerja kawasan industri Manyar, menyambut baik langkah tersebut. "Perapian pembatas beton di Leran membuat pembagian jalur jadi jauh lebih rapi dan jelas. Penyekatan truk besar di jam padat juga sangat membantu mencegah kemacetan," terangnya.
Pengawalan Pelayaran Bawean, Capaian UPT PKB, dan Respon Rekomendasi Uji
Sektor Transportasi Laut melaporkan alur penyeberangan yang aman dan lancar di Pelabuhan Bawean. Kapal cepat KM Express Bahari 3F bertolak menuju Bawean pukul 07.23 WIB mengangkut 286 penumpang (278 dewasa, 5 anak, 3 petugas). Pada malam hari pukul 21.09 WIB, KMP Gili Iyang bertolak dari Bawean menuju Paciran membawa 158 penumpang, 22 unit R2, serta 28 unit R4/R6 dalam kondisi terkendali. Perwakilan Dishub di Bawean juga menghadiri rapat koordinasi wilayah di Sangkapura.
Melengkapi operasional lapangan, UPT Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Dishub Gresik mencatatkan kinerja pemeriksaan fisik kelaikan yang solid. Petugas menguji langsung 128 armada niaga yang hadir di lokasi, dengan hasil 126 kendaraan dinyatakan lulus uji fisik murni dan 2 kendaraan tidak lulus teknis.
Pada sektor administrasi perizinan digital FullCycle, tim UPT PKB merampungkan permohonan Numpang Uji Keluar untuk armada truk industri PT Semen Indonesia Logistik dengan tujuan Kabupaten Bojonegoro. Seluruh alur pengujian fisik dan rekomendasi izin ini terhubung langsung ke portal SIM PKB Fullcycle serta penegakan hukum digital ETLE HUB Ditjen Hubdat Kemenhub guna memastikan armada yang beroperasi memenuhi standar kelaikan teknis nasional.
Sinergi pemeliharaan prasarana jalan, penataan juru parkir perkotaan, ketegasan pengawasan jalur logistik, serta ketepatan layanan uji kelaikan kendaraan mempertegas komitmen Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik dalam mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, dan berorientasi keselamatan.
(frs/kir)