Gresik, 22 September 2026 – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gresik terus mengoptimalkan kinerja operasional di seluruh wilayah guna menjaga kelancaran lalu lintas, menegakkan regulasi angkutan barang, serta mengawal pelayanan publik secara transparan. Pada Selasa (22/9), jajaran personel Dishub bersiaga secara simultan dari kawasan perkotaan, jalur logistik utara, prasarana jalan, hingga pelabuhan penyeberangan kepulauan Bawean.
Pengawasan Jam Operasional dan Penguraian Jalur Logistik
Pengawasan ketat terhadap larangan operasional angkutan barang mengawali giat di TKP Ngawen, Kecamatan Sidayu. Pengawasan pagi hari di bawah koordinasi Pak Sapto, Pak Dedy, dan Pak Mesari bersama Grup E membuahkan hasil dengan mengurai sebanyak 29 unit truk yang keluar dari kantong parkir Ngawen pada pukul 08.00 WIB secara tertib. Sementara pada pengawasan sore hari, sebanyak 33 unit truk lainnya tercatat keluar area parkir pukul 18.00 WIB setelah masa larangan melintas berakhir.
Untuk menjaga area perkotaan tetap steril dari pergerakan angkutan berat di luar jam operasional, petugas gabungan melakukan penyisiran serta penjagaan ketat di lima pos penyekatan utama: Jl. Dr. Wahidin SHD (depan Pemkab Gresik), Simpang 3 U-turn Awikoen (Jl. Veteran), Jl. Noto Prayitno (depan Buncob), Terminal Sekarkurung, dan Terminal Sunan Giri.
Di sela-sela penertiban, salah satu petugas lapangan menegaskan komitmen penegakan aturan jam operasional tersebut. "Penyekatan ini kami lakukan secara konsisten demi menjaga kelancaran jalan kota pada jam padat. Kami meminta para pengemudi angkutan barang untuk memanfaatkan kantong parkir yang telah disediakan dan tidak memaksakan masuk jalur kota sebelum jam operasional dibuka," ujar petugas di pos penyekatan.
Sterilisasi Parkir Liar, Pam Lalin, dan Pendampingan Prasarana Jalan
Langkah antisipasi kemacetan dilakukan melalui patroli sterilisasi parkir liar di bahu jalan. Petugas Grup D menyisir area Exit Tol Kebomas, Exit Tol Manyar, Terminal Bunder, Alun-Alun Sidayu, hingga Museum Kanjeng Sepuh Sidayu. Di lapangan, petugas menindak tegas truk yang parkir sembarangan serta mendampingi penanganan unit truk trouble di Exit Tol Kebomas dan Exit Tol Manyar agar tidak mengganggu arus jalan umum.
Pengamanan arus lalu lintas (Pam Pagi dan Sore) dilaksanakan secara masif di titik-titik rawan kepadatan, seperti Simpang 4 Telogo Pegat Giri, SD Petrokimia, SD Muhammadiyah Sidayu, Exit Tol Cerme, Simpang 3 Usman Sadar, Bunder Selatan, Perum ABR, hingga Simpang 3 Sumber. Di bidang teknis prasarana jalan, petugas Dishub turut menerjunkan personil untuk pendampingan pengerjaan boring pipa gas di Traffic Light Kebomas demi mengamankan kelancaran arus lalu lintas selama pengerjaan berlangsung.
Menanggapi dinamika di jalan raya, Dishub Gresik memberikan imbauan tegas kepada pengguna jalan. "Kami mengimbau seluruh pengemudi angkutan barang untuk rutin memutus risiko kecelakaan dengan memeriksa kelaikan teknis armada sebelum beroperasi, tidak memarkirkan kendaraan di bahu jalan, serta selalu menjaga jarak aman berkendara."
Layanan Digital UPT PKB, SIAP_KIR, dan Transportasi Laut Bawean
Di sektor pelayanan kelaikan kendaraan, UPT Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Dishub Gresik mencatatkan kinerja transparan melalui pendaftaran online SIAP_KIR dan sistem rekomendasi digital. Dari total 40 pendaftaran online, sebanyak 49 kendaraan mengikuti pengujian fisik dengan hasil 34 armada dinyatakan lulus uji kelaikan teknis (2 diwajibkan perbaikan/tidak lulus dan 13 tidak hadir). Selain itu, UPT PKB memproses 10 berkas rekomendasi administrasi digital dominan Numpang Uji Keluar ke berbagai daerah seperti Kab. Sumbawa, Sampang, Konawe, Trenggalek, hingga Tangerang.
Di Wilayah Kepulauan Bawean, petugas Dishub mengawal ketat keberangkatan dan penertiban parkir R2/R4 di Pelabuhan Penyeberangan KMP Gili Iyang (tujuan Paciran membawa 196 penumpang, 25 R2, dan 25 R4) serta KM Express Bahari 6F (tujuan Gresik membawa 240 penumpang) dalam kondisi tertib dan lancar.
Secara keseluruhan, seluruh rangkaian operasional Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik pada Selasa, 22 September 2026, berjalan dengan koordinasi yang solid dan situasi lalu lintas dinyatakan Aman, Lancar, dan Terkendali.
(frs/kir)