Terminal Bunder, JL. Lamongan Bunder, Banjai Sari, Banjarsari, Gresik, Kabupaten Gresik, Jawa Timur 61171

(031) 3952254

Akselerasi Pengawasan Jalur Logistik Sidayu, Penertiban Parkir Liar, dan Digitalisasi Uji Kelaikan Armada di Gresik

Gresik, 19 Oktober 2026 – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gresik menggelar serangkaian aksi operasional terpadu secara intensif di seluruh wilayah kabupaten pada Senin (19/10). Menggabungkan pengendalian arus logistik angkutan barang di kawasan utara, sterilisasi bahu jalan, penagihan retribusi parkir, pengawalan dermaga Bawean, hingga pengujian kelaikan armada, seluruh jajaran personel bergerak serentak demi menjamin keselamatan serta kelancaran lalu lintas publik.

Penataan 55 Truk Logistik Sidayu dan Penindakan Parkir Liar Simpang Tol

Pengawasan arus kendaraan barang di jalur utama Kecamatan Sidayu mengawali giat lapangan melalui apel kesiapsiagaan di TKP Ngawen. Petugas mengawasi pelepasan bertahap 30 unit armada truk pada gelombang pagi (pukul 08.00 WIB) dan 25 unit armada truk pada gelombang sore (pukul 18.00 WIB). Skema penahanan sementara di kantong parkir Ngawen berhasil menekan potensi kemacetan di luar jam larangan operasional.

Langkah tegas juga diterapkan terhadap pelanggaran parkir liar yang memakan bahu jalan. Patroli penertiban menjaring truk yang parkir sembarangan di Exit Tol Manyar (pukul 07.45 WIB), Exit Tol Kebomas (pukul 08.10 WIB), serta kawasan Alun-Alun Sidayu (pukul 16.47 WIB). Petugas memberikan penindakan dan imbauan langsung di tempat agar pengemudi tidak memanfaatkan fasilitas umum sebagai tempat perhentian ilegal.

Ibu Rina, salah seorang warga pengguna jalan di kawasan Manyar, mengapresiasi ketegasan penertiban tersebut. "Keberadaan truk yang berhenti di bahu jalan dekat exit tol sangat membahayakan jarak pandang pengemudi lain. Penindakan rutin dari petugas Dishub ini membuat lalu lintas jauh lebih aman dan tertib," ungkapnya.

Sterilisasi Jalur Perkotaan, Pembinaan Jukir, dan Pelayaran Bawean

Di kawasan perkotaan, penyisiran dan pengalihan kendaraan angkutan barang berukuran besar terus diperketat pada Pos Awikoen, Terminal Sekarkurung, Notoprayitno, dan Depan Pemda. Langkah penyekatan ini efektif mengalihkan truk muatan agar tidak melintasi koridor utama pusat kota pada jam sibuk masyarakat.

Parallel dengan penyekatan jalan, Tim Mobiling Parkir melakukan pembinaan intensif dan penagihan retribusi di titik-titik krusial seperti Jalan Dr. Soetomo, Jalan Jaksa Agung Suprapto, Jalan Panglima Sudirman, hingga penanganan aduan kinerja jukir di Terminal Giri. Juru parkir diimbau secara tegas untuk selalu mengenakan rompi resmi, menyerahkan karcis kepada pengguna jasa, serta bersikap santun.

Sektor transportasi laut turut melaporkan kelancaran embarkasi di Pelabuhan Bawean. Kapal cepat KM Express Bahari 3F diberangkatkan tepat pukul 07.24 WIB menuju Pelabuhan Gresik dengan mengangkut 217 penumpang dewasa, 4 anak-anak, dan 2 pimpinan kapal (FOC) dalam kondisi tertib dan aman.

Integrasi Pengujian Kelaikan UPT PKB dan Penegakan Hukum Digital Kemenhub

Memasuki awal pekan di gedung UPT PKB Dishub Gresik, pelayanan pengujian kelaikan fisik kendaraan bermotor berlangsung padat. Dari total 113 pendaftar online melalui aplikasi SIAP_KIR, sebanyak 109 kendaraan menjalani pemeriksaan teknis langsung. Hasil pengujian mencatat 78 kendaraan dinyatakan lulus uji, 1 kendaraan tidak lulus uji akibat ketidaksesuaian komponen teknis, serta 3 permohonan rekomendasi uji (1 Numpang Uji Keluar ke Tabanan Bali dan 2 Mutasi Keluar).

Pengujian kelaikan fisik secara rinci ini terhubung langsung dengan sistem SIM PKB Fullcycle Ditjen Hubdat Kemenhub guna memastikan transparansi data serta memutus rantai pemalsuan dokumen Bukti Lulus Uji Berkala (BLUe).

Giat pengujian berkala dan penertiban muatan di lapangan ini sejalan dengan penegakan hukum digital berbasis ETLE HUB Kemenhub serta penguatan regulasi RUU LLAJ terbaru. Kebijakan nasional tersebut menegaskan bahwa sanksi tegas atas pelanggaran kelaikan teknis dan Over Dimension Over Loading (ODOL) tidak hanya ditujukan kepada pengemudi di lapangan, tetapi juga menyasar perusahaan transportir hingga pemilik barang (shipper) demi mewujudkan keselamatan jalan secara menyeluruh.

(frs/kir)